Posted by : Davin Hean Dirgantara Minggu, 12 Januari 2014


Seorang jenderal panglima perang beserta sisa pasukannya baru saja kembali dari medan pertempuran. Mereka terlihat sangat kelelahan dan nampak sebagian dari mereka terluka.

Perjalanan mereka terhenti di sebuah sungai dan mereka pun beristirahat sejenak melepas lelah sambil mengobati prajurit yang terluka. Saat perjalanan akan dilanjutkan, satu-satunya cara adalah mereka harus menyeberangi sungai itu, air sungai nampak tenang dan membuat sang jenderal mencari-cari lokasi yang dianggapnya tepat untuk menyeberang.

Tak jauh dari tempat itu nampak seorang penggembala bebek. Sang jenderal pun bertanya, "Hey penggembala bebek, kami harus menyeberang sungai ini, tunjukkan disebelah mana tempat yang aman untuk kami menyeberangi sungai ini?". Si penggembala bebek dengan tergesa-gesa berlari mendekati sang jenderal dan segera menunjukkan ke arah bebek-bebeknya yang sedang menyeberangi sungai tak jauh dari tempatnya berdiri.

Sang jenderal segera menginstruksikan beberapa prajuritnya untuk menaiki kuda masing-masing dan menyeberangi sungai melalui tempat yang ditunjukkan oleh si penggembala bebek tadi. Namun, sesampainya ditengah sungai, kuda yang berada di barisan paling depan terperosok dan prajurit yang menungganginya terjatuh hingga nyaris hanyut terbawa arus, tapi akhirnya tertolong oleh rekan-rekan prajurit lainnya.

Sang jenderal sangat marah dan segera memerintahkan para prajuritnya menangkap si penggembala bebek dan bersiap untuk memenggal kepalanya.

"Hey anak muda, sungguh berani sekali kamu menyesatkan kami, hampir saja prajuritku mati gara-gara kamu", si penggembala bebek menangis ketakutan seraya memohon ampun, katanya terbata-bata, "Ampun.. ampun.. Tuan.. sungguh saya tidak bermaksud mencelakakan Tuan."

Sang jenderal makin geram dan berteriak, "Kamu lihat sendiri, arah yang kamu tunjukkan adalah salah, sungai disana sangat dalam dan seekor kuda telah mati gara-gara kamu!"

"Ampun.. Tuan, ampun.. bukankah tadi di tempat itu bebek-bebek saya berenang dengan aman?"

Kali ini sang jenderal tertegun, sejenak berpikir lalu tersadarkan bahwa dirinya telah salah bertanya kepada orang yang tidak tepat. Setelah itu, dia memerintahkan prajuritnya untuk membebaskan si penggembala bebek itu.

*******
"Bila ingin berhasil bertanyalah kepada mereka yang telah berhasil melaluinya bukan bertanya kepada mereka yang hanya melihat orang-orang yang telah berhasil."
Sumber

{ 1 komentar. read them below or add one }

  1. Bagi Anda yang memiliki usaha makanan bebek, kini ada lho take away box untuk bebek panggang/goreng/bakar. Mutu tidak usah diragukan lagi. Box ini sudah foodgrade. Selain itu walaupun terbuat dari kertas, box ini juga anti bocor walau terkena minyak, saus, bahkan diisi air sekalipun tidak akan bocor. Penasaran dengan produknya, klik di sini http://www.greenpack.co.id

    BalasHapus

Info

Selamat datang di blog ini, selamat membaca :)

Top Three

Twitter

Readers

About Me

Foto saya
Started from a very small town that I love. I was born and raised in the city cavalier, they used to call Jakarta.
davinhd. Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © @davinhd -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -