Posted by : Davin Hean Dirgantara Senin, 30 Desember 2013


Perkenalkan, namaku Uang.

Wajahku biasa saja, fisikku juga lemah, namun aku mampu merombak tatanan dunia.
Aku juga 'bisa' merubah Perilaku, bahkan sifat Manusia karena manusia mengidolakan aku.
Banyak orang merubah kepribadiannya,­­­­ mengkhianati teman, menjual tubuh, bahkan meninggalkan keyakinan imannya, demi aku!

Aku tidak mengerti perbedaan orang baik dan jahat, tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya miskin dan menentukan seseorang terhormat atau terhina.

Aku bukan iblis, tapi sering orang melakukan kekejian demi aku.

Aku juga bukan orang ketiga, tapi banyak suami istri berpisah gara-gara aku.
Anak dan orangtua berselisih gara-gara aku.

Sangat jelas juga aku bukan Tuhan, tapi manusia menyembah aku seperti Tuhan, bahkan kerap kali hamba-hamba Tuhan lebih menghormati aku, padahal Tuhan sudah pesan jangan jadi hamba uang..

Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa malah manusia mau jadi budakku?

Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun, tapi banyak orang rela mati demi aku.

Perlu aku ingatkan, aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda, tapi tidak mampu memperpanjang hidup anda.

Kalau suatu hari anda dipanggil Tuhan, aku tidak akan bisa menemani anda, apalagi menjadi penebus dosa-dosa anda, anda harus menghadap sendiri kepada sang Pencipta lalu menerima penghakiman-Nya

Saat itu, Tuhan pasti akan hitung-hitungan dengan anda, apakah selama hidup anda menggunakan aku dengan baik, atau sebaliknya menjadikan aku sebagai Tuhan?

Ini informasi terakhirku:
Aku Tidak Ada Di Surga,
Jadi jangan cari aku disana.

Sincerely,

UANG 

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Info

Selamat datang di blog ini, selamat membaca :)

Top Three

Twitter

Readers

About Me

Foto saya
Started from a very small town that I love. I was born and raised in the city cavalier, they used to call Jakarta.
davinhd. Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © @davinhd -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -