- Back to Home »
- Subhanallah »
- Gratis Sepanjang Masa
Posted by : Davin Hean Dirgantara
Senin, 30 Desember 2013
Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan kain. Ia pun membaca tulisan itu dan inilah isinya:
Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu. Lalu ia mengambil pulpen, membalikkan kertasnya. Dan inilah yang ia tuliskan:Untuk memotong rumput Rp. 5000Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini Rp. 5000Untuk pergi ke toko disuruh ibu Rp. 3000Untuk menjaga adik waktu ibu belanja Rp. 5000Untuk membuang sampah Rp. 1000Untuk nilai yang bagus Rp. 3000Untuk membersihkan dan menyapu halaman Rp. 3000Jadi jumlah utang ibu adalah Rp. 25000
Anakku… dan kalau kamu menjumlahkan semuanya,Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratisUntuk semua malam ibu menemani kamu, gratisUntuk semua mainan, makanan, dan baju, gratisUntuk membawamu ke dokter dan mengobati saat kamu sakit, serta mendoakan kamu, gratisUntuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu, gratisKalau dijumlahkan semua, harga cinta ibu adalah gratis
Akan kau dapati bahwa harga cinta ibu adalah GRATIS
Seusai membaca apa yang ditulis ibunya, sang anak pun berlinang air mata dan menatap wajah ibunya, dan berkata: “Bu, aku sayang sekali sama ibu” ia kemudian mendekap ibunya. Sang ibu tersenyum sambil mencium rambut buah hatinya.”Ibupun sayang kamu nak” kata sang ibu.
Kemudian sang anak mengambil pulpen dan menulis sebuah kata dengan huruf-huruf besar sambil diperhatikan sang ibu: “LUNAS”
*******
Sahabat, seberapapun jasa yang telah kita berikan kepada ibu, seberapapun uang yang kita dapatkan dan kita berikan kepada ibu, atau seberapapun liter keringat kerja yang kita kumpulkan untuk ibu, tidak akan dapat mengganti kasih sayang seorang ibu.
Kasih ibu sepanjang masa. Dapatkah kita menukar kasih sayang ibu itu dengan materi? menukar dengan bilangan angka? atau menukar dengan rangkaian kata terima kasih? Tidak sahabat, sama sekali tidak bisa. Oleh karenanya sahabat, Berbuat baiklah kepadanya, sayangilah beliau, cintailah beliau, dan doakanlah beliau.


