- Back to Home »
- Subhanallah »
- Behind The Scene: Kemahalan
Posted by : Davin Hean Dirgantara
Rabu, 03 Desember 2014
Assalaamualaikum, wr. wb.
Desember, di bulan inilah gue pertama kalinya ikut suatu kontes yang berhadiah duit (halah, udah mainstream kalee). Yap, mau se-mainstream apapun, ini adalah suatu kontes yang pertama kalinya gue ikutin. Dari dulu gue kalo ada kontes-kontes ginian mah kaga pernah ngikut, bukannya kaga mau, tapi malu men. Malu. Kalo karya kita jelek, terus dipajang dan diliat orang lain, terus yang liat karya kita malah ketawa sampe nangis duit kan kita malu.
Oke lanjut ke benang merah. Kontes yang gue ikutin ini bernama “Care Education With Your Passion”. Acara ini sendiri diselenggarakan oleh jurusan gue sendiri (Manajemen Pendidikan) untuk mewadahi semua orang dalam lingkup kampus yang peduli sama yang namanya pendidikan.
Gimana tuh acaranya ka? Ya acaranya ya itu, kita peduli pendidikan dengan cara kita sendiri, tadinya sih gue mau bikin puisi yang gue mau buat jadi lagu. Jadi, sambil maen gitar gitu kan di depan orang-orang biar dikata jago, biar dikata keren,
Tapi ya akhirnya gue gak jadi pake puisi yang dibuat lagu, kenapa? Karena waktunya mepet, kapten! Yaiyalah, gue daftar jumat, dan senen besok nya kita udah mesti tampil. Gile kejem benerrr. Setelah berpikir-pikir di hari jumat dan udah ngasih duit pendaftaran juga, akhirnya gue ikutan dengan ngirim karya berupa Puisi (waaawww…) tapi ya puisi apa adanya, karena waktu mepet juga. Di waktu pembuatan sang puisi, gue ditemenin dan dipandu sama nyokap (maklum anak mamih). Fyi, nyokap gue itu lulusan IKIP Jogja jurusan Sastra Inggris dan waktu muda dulu, nyokap gue demen banget yang namanya bikin puisi. Beh, gue pernah ditunjukin buku yang isinya puisi semua, walaupun bukan bahasa Inggris (halah).
Oke lanjut ke benang merah, cara pemilihan pemenang kontes ini adalah melalui voting. Jadi, siapa yg menang adalah yang terbanyak votingnya, dalam kontes ini voting tersebut berupa “Like” di Facebook. Jadi, siapa yang paling banyak ngumpulin like adalah dia yang menang. Mau tulisannya panjang kek, mau tulisannya bagus kek, mau tulisannya belibet sampe bikin bingung presiden Amerika kek tetep aja gak bakal menang kalo dia kalah di voting ini.
Oiya buat yang mau tau karya gue (sama nyokap) tadi, nih gue tampilin. Kalo jelek ya diemin aja sebentar, ketika hangat, lalu tiriskan (apaansih). Soalnya ini puisi adalah puisi kedua gue yang gue ciptain setelah puisi pertama gue yang gue ciptain di masa SMP, itu juga pas waktu belajar bikin puisi, jadi ya sekarang juga masih agak ngawur. So, buat penulis puisi atau sastrawan yang baca artikel ini gue mohon maaf kalo emang yang gue tulis ini enggak kaya puisi melainkan kaya surat keterangan tidak mampu. Hehe
Yaudah nih cekidot.
Kemahalan
Bocah itu harapkan kasih
Bukan wara-wiri kosongnya janji
Kepingan logamnya lenyapkan mimpi
Tapi semangatnya takkan pernah mati
Senyumnya bagai pagi yang cerah
Berbinar cahaya yang terarah
Tak pernah sedikitpun ia gundah
Buatnya, “Dia telah memberi yang terindah”
Hey, tikus yang buta matanya
Mau sampai kapan kau terus disana
Hapuskan lagi hak rakyat yang mana
Pendidikan pun kau lahap rupanya
Itu puisi gue buat karena gue prihatin sama koruptor Negeri ini yang sudah semakin lebih bodoh dan tak punya hati ketimbang pembunuh berdarah dingin, yang nekat nyuri dana pendidikan buat kesenangan sematanya. Gitu.
Gimana puisi gue? Bagus setengah jelek kan? Ya namanya juga orang amatiran bikin puisi, ya ibaratnya tuh kaya kentang yang digoreng setengah mateng di Rusia terus ditumis pake panci setengah wajan lalu dibawa pake JNE ke Indonesia, alias udah hampir basi. Btw, buat temen-temen yang punya facebook, dan mau menyumbangkan sedikit like nya buat gue silahkan aja. Nih link nya, klik aja disini, cari tulisan gue yang di Post nya ada tulisan nama gue, Davin Hean Dirgantara.
Yaudah segitu aja ya, sekian dari saya.
Wassalaamualaikum, wr wb.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Update!
Terima kasih ya buat yang udah vote, alhamdulillah ana juara satu. Terima kasih semua, semoga votenya diberi balasan kebaikan dari Allah SWT. :D
sumber gambar: jalius12.wordpress.com



Selamat atas kemenangannyaaa, Hean! ^^
BalasHapusciee yang ketiga :|
Hapus